Sahabat Petani Samping Rumah, kesempatan kali ini kita akan membahas tentang sibuah ajaib penetralisir rasa asam, nah pasti sudah pada penasarankan, mari kita sedikit membahas si buah ajaib Miracle Fruit ini.
Miracle Fruit adalah tumbuhan kecil dengan pertumbuhan ranting yang sangat lambat. Tanaman ini ditemukan di Ghana-Afrika barat, masih sekerabat dengan sawo manila (keluarga Sapotaceae). Merupakan buah yang paling aneh, hal tidak biasa yang terjadi adalah pada rasa setelah berry ajaib ini dikonsumsi.
Ajaibnya adalah bila lemon atau makanan masam lainnya dikonsumsi setelah buah ajaib ini maka rasa masam itu akan terasa lebih manis seperti ditambahkan gula. Hal ini terjadi karena senyawa glycoprotein rantai panjang bernama miraculin yang terdapat dalam buah ajaib ini akan melapisi penginderaan masam lidah kita, sehingga Lemon yang kita makan akan berasa seperti Lemonade atau pie Lemon atau permen Lemon.
Sensasi manis ini akan bertahan selama setengah hingga beberapa jam. Tanaman ini dapat berbuah pada umur 2-3 tahun dan tinggi sekitar 30 cm. Dari bunga ke buah sekitar 30-45 hari. Tanaman ini lebih suka di tanah yang agak asam, subur dan berdainase baik.
Baiklah Sahabat Petani Samping Rumah, hanya Sedikit ini yang bisa saya share tentang Miracle Fruit ini, semoga bermanfaat.
bila berminat Harga100 ribu belum ongkir
minat : sms/wass 085781397780 - pin 7E97A3C9
Pembelian Bibit cek di http://facebook.com/bijilangka
Mengenal Tomat Red Robin
Mengenal Tomat Red RobinSahabat Petani Samping Rumah, Sebelum kita membahas tentang Tomat Red Robin, mari kita simak sebentar tentang tanaman tomat. Tomat (Lycopersicum esculentum ) adalah salah satu komoditas pertanian yang sangat bermanfaat bagi tubuh karena mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan untuk pertumbuhan dan kesehatan. Buah tomat mengandung karbohidrat, protein, lemak dan kalori.
Buah tomat merupakan komoditas multiguna yang berfungsi sebagai sayuran, bumbu masak, buah meja, penambah nafsu makan, bahan pewarna makanan, sampai kepada bahan kosmetik dan obat-obatan. Sebagai sumber mineral, buah tomat dapat bermanfaat untuk pembentukan tulang dan gigi (zat kapur dan fospor), sedangkan zat besi (Fe) yang terkandung di dalam buah tomat dapat berfungsi untuk pembentukan sel darah merah atau hemoglobin. Selain itu tomat mengandung zat potassium yang sangat bermanfaat untuk menurunkan gejala tekanan darah tinggi (Cahyono, 2005).
Oleh karena itu, permintaan akan komoditas tomat akan terus meningkat seiring dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.
Baiklah Sahabat Petani Samping Rumah, sekarang mari kita bahas secara singkat tentang Tomat Red Robin. Tomat Red Robin adalah jenis tomat pendek dan sedikit menggantung dengan tinggi sekitar 30 cm dan bisa di tanam di pot biasa atau pula di pot gantung.
Dengan warna buah merah, ukuran seperti tomat cherry namun lebih pendek ukuran tanamannya dan rasa buahnya enak. Tomat red robin ini sangatlah cocok untuk mempercantik taman anda karena pohonya pendek dan buahnya banyak, Anda bisa lihat foto di atas, sungguh cantik bukan.
Demikian sedikit pembahasan tentang Tomat Red Robin semoga bisa menambah pengetahuan kita tentang jenis-jenis tomat.
Untuk info pembelian benih bisa menuju ke www.tomatunik.com
Cara Menumbuhkan Alpukat dari Biji
Sahabat petani samping rumah, kali ini saya ingin share tentang "Cara Menumbuhkan Alpukat dari Biji". Alpukat ditanam dari biji banyak dilakukan oleh para penangkar benih, sebab seedlingnya dipake untuk batang bawah okulasi bibit alpukat, dan ada beberapa yang sengaja ditanam untuk dibuahkan. Baiklah mari ita simak bersama-sama.
Biji alpukat bisa ditanam langsung di tanah atau ditumbuhkan terlebih dahulu tunasnya di air.
Berikut adalah langkah menanam biji buah alpukat:
1. Memilih biji alpukat.
2. Menumbuhkan biji alpukat di dalam air.
3. Menanam biji alpukat langsung di tanah.
sumber : tipspetani.blogspot.com
Biji alpukat bisa ditanam langsung di tanah atau ditumbuhkan terlebih dahulu tunasnya di air.
Berikut adalah langkah menanam biji buah alpukat:
1. Memilih biji alpukat.
- Carilah buah alpukat yang lembut dan matang. Untuk mengeluarkan bijihnya, Anda harus memotong alpukat menjadi dua.
- Hati-hati saat memotong, jangan sampai biji rusak terkena pisau.
- Cuci biji untuk menghilangkan sisa daging buah yang menempel.
2. Menumbuhkan biji alpukat di dalam air.
- "Cara Menumbuhkan Alpukat dari Biji". di dalam air, pastikan mencuci biji alpukat hingga tidak tersisa daging buahnya.
- Biji alpukat memiliki sisi lebih sempit pada satu ujung tempat tumbuhnya daun dan sisi yang lebih luas pada ujung lainnya tempat tumbuhnya akar.
- Dalam wadah, letakkan biji alpukat sedemikian rupa sehingga ujung tempat tumbuhnya akar berada di bawah dan ujung tempat tumbuhnya daun berada di atas.
- Pastikan biji terendam setidaknya setengahnya dengan menyisakan biji bagian atas tidak terendam air.
- Letakkan wadah dekat jendela atau tempat yang terkena sinar matahari langsung.
- Pastikan bagian bawah biji selalu terendam air. Tambahkan air setiap kali air pada wadah terlihat susut.
- Umumnya, biji terlihat mulai retak dalam 2-3 minggu. Akar mulai terlihat tumbuh sekitar 3-4 minggu di bagian biji yang terendam air.
- Biarkan biji terus terendam sampai akar berukuran 5-7 cm. Ketika batang juga nampak mulai tumbuh, Anda bisa memindahkan biji dan menanamnya di tanah.
3. Menanam biji alpukat langsung di tanah.
- "Cara Menumbuhkan Alpukat dari Biji". juga bisa langsung ditanam di tanah. Sebelum menanam biji, pilih lokasi yang terkena sinar matahari langsung.
- Gali tanah kurang lebih seukuran biji dan tanam biji alpukat di dalamnya. Pastikan bagian ujung biji yang sempit sedikit menyembul di atas tanah.
- Pilih lokasi yang memiliki sistem drainase baik. Jangan sampai biji alpukat terendam oleh genangan air.
- Siram biji secara teratur, tetapi pastikan tidak ada air yang menggenang. Terlalu banyak air akan membuat akar menjadi busuk.
- Ketika bibit alpukat telah mencapai tinggi sekitar 15-20 cm, pangkas sebagian daun dan rantingnya untuk memicu pertumbuhan tunas baru.
sumber : tipspetani.blogspot.com
Langganan:
Postingan (Atom)


