foto-kontak
Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan

Mengenal Tomat Red Robin

Tomat Red RobinMengenal Tomat Red Robin
 

Sahabat Petani Samping Rumah, Sebelum kita membahas tentang Tomat Red Robin, mari kita simak sebentar tentang tanaman tomat. Tomat (Lycopersicum esculentum ) adalah salah satu komoditas pertanian yang sangat bermanfaat bagi tubuh  karena mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan untuk pertumbuhan dan kesehatan. Buah tomat  mengandung karbohidrat, protein, lemak dan kalori. 

Buah tomat merupakan komoditas multiguna yang berfungsi sebagai sayuran, bumbu masak, buah meja, penambah nafsu makan, bahan pewarna makanan, sampai kepada bahan kosmetik dan obat-obatan. Sebagai sumber mineral, buah tomat dapat bermanfaat untuk pembentukan tulang dan gigi (zat kapur dan fospor), sedangkan zat besi (Fe) yang terkandung di dalam buah tomat dapat berfungsi untuk pembentukan sel darah merah atau hemoglobin. Selain itu tomat mengandung zat potassium yang sangat bermanfaat untuk menurunkan gejala tekanan darah tinggi (Cahyono, 2005). 

Oleh karena itu, permintaan akan komoditas tomat akan terus meningkat seiring dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. 

Baiklah Sahabat Petani Samping Rumah, sekarang mari kita bahas secara singkat tentang Tomat Red Robin. Tomat Red Robin adalah jenis tomat pendek dan sedikit menggantung dengan tinggi sekitar 30 cm dan bisa di tanam di pot biasa atau pula di pot gantung. 

Tomat Red Robin

Dengan warna buah merah, ukuran seperti tomat cherry namun lebih pendek ukuran tanamannya dan rasa buahnya  enak. Tomat red robin ini sangatlah cocok untuk mempercantik taman anda karena pohonya pendek dan buahnya banyak, Anda bisa lihat foto di atas, sungguh cantik bukan.

Demikian sedikit pembahasan tentang Tomat Red Robin semoga bisa menambah pengetahuan kita tentang jenis-jenis tomat.

Untuk info pembelian benih bisa menuju ke www.tomatunik.com 

Manfaat Pupuk Urea

Manfaat Pupuk Urea
Salam hijau sahabat petani samping rumah, kali ini kami akan sedikit share tentang "Manfaat Pupuk Urea" Pupuk Urea merupakan pupuk kimia yang layak ada di rumah untuk para petani sekala rumahan, karena kegunakannya yang luar biasa. Baiklah tidak perlu panjang lebar mari kita simak artikel tentang ""Manfaat Pupuk Urea".

Pupuk Urea merupakan zat yang membantu pertumbuhan tanaman. Pupuk Urea dibuat secara kimiawi dengan kandungan kadar nitrogen yang cukup tinggi. Mayoritas pupuk urea yang beredar di pasaran mengandung unsur hara nitrogen (N) dengan kadar 46%. Artinya, setiap 100 kilogram Pupuk Urea, mengandung 46 kilogram nitrogen di dalamnya.


Dari berbagai pupuk buatan yang beredar di pasaran, Pupuk Urea juga merupakan salah satu jenis pupuk buatan yang paling laris dan selalu dibutuhkan, baik oleh para petani maupun pembudidaya tanaman.


Pengertian Pupuk Urea

Pupuk Urea memiliki kandungan nitrogen sangat diperlukan oleh setiap tanaman, khususnya pada masa pertumbuhan. Zat nitrogen juga membantu metabolisme tanaman. Umumnya, pupuk urea memiliki tekstur yang cukup kasar. Pupuk Urea berbentuk butiran-butiran seperti kristal dengan warna putih. Rumus kimia pupuk urea adalah NH2 CONH2.

Pupuk Urea mudah larut dalam air. Hal ini mempermudah para petani untuk menggunakan Pupuk Urea bersamaan dengan penyiraman tanaman. Meski demikian, pupuk urea termasuk jenis pupuk yang bisa dengan mudah berikatan dengan air (higroskopis). Sebaiknya, pupuk urea disimpan di tempat kering dan juga tertutup dengan rapat.


Manfaat dan Fungsi Pupuk Urea

Apa saja "Manfaat Pupuk Urea" . Perlu diketahui bahwa pupuk urea mengandung nitrogen dalam jumlah yang tinggi. Unsur nitrogen di dalam Pupuk urea sangat bermanfaat bagi tanaman untuk pertumbuhan dan perkembangan.

"Manfaat Pupuk Urea" lainnya?

Pupuk Urea membuat daun tanaman lebih hijau, rimbun, dan segar. Nitrogen juga membantu tanaman sehingga mempunyai banyak zat hijau daun (klorofil). Dengan adanya zat hijau daun yang berlimpah, tanaman akan lebih mudah melakukan fotosintesis.
Pupuk Urea juga mempercepat pertumbuhan tanaman. Kondisi tanaman akan makin tinggi, dengan jumlah anakan yang banyak.
Pupuk Urea juga mampu menambah kandungan protein di dalam tanaman.
Pupuk Urea bersifat universal. Pupuk ini dapat digunakan untuk semua jenis tanaman. Pupuk Urea dapat ditambahkan untuk tanaman darat maupun air.
Pupuk Urea juga baik untuk tanaman pangan, tanaman holtikultura, tanaman usaha perkebunan, tanaman di sekitar peternakan dan juga tanaman di sekeliling usaha perikananan.


Kekurangan Unsur Hara Nitrogen

Ketika sebuah tanaman mengalami kekurangan zat nitrogen, maka tanaman tersebut akan mengalami beberapa gejala yang bisa diamati secara fisik.

Gejala-gejala tersebut antara lain?

Kekurangan nitrogen membuat keadaan daun tanaman berwarna pucat hingga kekuning-kuningan.
Bila kekurangan nitrogen semakin parah, maka daun tuatanaman tersebut akan berwarna kekuning-kuningan dimulai dari ujung daun dan menjalar hingga ke tulang daun.
Bila kondisi kekurangan nitrogen terus dibiarkan, maka daun akan menjadi kering, keadaan ini diawali dari daun bagian bawah sampai daun bagian atas.
Kondisi tanaman yang kekurangan nitrogen sejak awal, menimbulkan tanaman lambat tumbuh dan kerdil.
Akibat kekurangan nitrogen pada buah, yaitu keadaan buah tidak sempurna, sering kali buah masak masak sebelum waktunya atau sebelum ukurannya sesuai.

Demikian sedikit share tentang "Manfaat Pupuk Urea" semoga dapat memberikan tambahan informasi mengenai pupuk urea.

Kegunaan EM4 Pertanian

Sahabat pekaranganhijau.com , pagi yang cerah ini saya ingin berbagi informasi tentang Kegunaan EM4 pertanian, pasti banyak yang sudah tahu tapi tak ada untuk dibaca dan bagi yang belum tahu wajib untuk dibaca,, heheehhe silahkan.

Produk EM4 Pertanian merupakan bakteri fermentasi bahan organik tanah menyuburkan tanaman dan menyehatkan tanah. Terbuat dari hasil seleksi alami mikroorganisme fermentasi dan sintetik di dalam tanah yang dikemas dalam medium cair. EM4 Pertanian dalam kemasan berada dalam kondisi istirahat (dorman). Sewaktu diinokulasikan dengan cara menyemprotkannya ke dalam bahan organik dan tanah atau pada batang tanaman, EM4 Pertanian akan aktif dan memfermentasi bahan organik (sisa-sisa tanaman, pupuk hijau, pupuk kandang, dll) yang terdapat dalam tanah. Hasil fermentasi bahan organik tersebut adalah berupa senyawa organik yang mudah diserap langsung oleh perakaran tanaman misalnya gula, alcohol, asam amino, protein, karbohidrat, vitamin dan senyawa organik lainnya.

Pemberian bahan organik ke dalam tanah tanpa inokulasi EM4 Pertanian akan menyebabkan pembusukan bahan organik yang terkadang akan menghasilkan unsur anorganik sehingga akan menghasilkan panas dan gas beracun yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.

Selain mendekomposisi bahan organik di dalam tanah, EM4 Pertanian juga merangsang perkembangan mikroorganisme lainnya yang menguntungkan untuk pertumbuhan tanaman, misalnya bakteri pengikat nitrogen, bakteri pelarut fosfat dan mikoriza. Mikoriza membantu tumbuhan menyerap fosfat di sekilingnya. Ion fosfat dalam tanah yang sulit bergerak menyebabkan tanah kekurangan fosfat. Dengan EM4 Pertanian hife mikoriza dapat meluas dari misellium dan memindahkan fosfat secara langsung kepada inang dan mikroorganisme yang bersifat antagonis terhadap tanaman. EM4 Pertanian juga melindungi tanaman dari serangan penyakit karena sifat antagonisnya terhadap pathogen yang dapat menekan jumlah pathogen di dalam tanah atau pada tubuh tanaman.

Manfaat EM4 Pertanian

    Memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah.
    Meningkatkan produksi tanaman dan menjaga kestabilan produksi.
    Memfermentasi dan mendekomposisi bahan organik tanah dengan cepat (bokashi).
    Menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman.
    Meningkatkan keragaman mikroba yang menguntungkan di dalam tanah.

Petunjuk Teknis Penggunaan

1. Pengolahan Lahan

Tebarkan EM Bokashi ke lahan sebanyak 3-5 ton/ha pada saat pengolahan lahan.

2. Persiapan Benih

Benih direndam dengan larutan EM4 dengan sosis 1-3 cc per liter air selama 30 – 60 menit, kemudian dikeringkan dengan cara diangin-anginkan (jangan terkena sinar matahari langsung).

3. Penanaman

Benih ditanam dalam lubang, kemudian disiram dengan EM4 dengan dosis 1- 3 cc per liter air

4. Pemeliharaan

Seminggu setelah tanam, semprotkan EM4 dengan dosis 1-2 liter/ha, yang dilarutkan dalam air 100 – 200 liter setiap 1-2 minggu sekali pada tanah dan tubuh tanaman.

Perhatian :

    Jangan mencampurkan larutan EM4 dengan bahan-bahan kimia seperti pupuk Urea maupun pestisida kimia
    Selang waktu penyemprotan / penyiraman larutan EM4 dengan penggunaan pupuk kimia atau pestisida sebaiknya 1 (satu ) minggu
    Sprayer yang digunakan untuk penyiraman / penyemprotan harus bebas dari kimia dan pestisida

Dianjurkan

    Menggunakan pestisida organik untuk menekan hama dan penyakit pada tanaman
    Air yang digunakan untuk melarutkan EM4 adalah air tanah / sumur, jangan menggunakan air ledeng
    Sebaiknya larutan EM4 ditambah dengan air cucian beras pertama untuk penyemprotan

EM- Bokashi Untuk Padi dan Palawija

Bahan Untuk Pembuatan 1 ton EM-Bokashi

* Pupuk Kandang    : 600 kg

* Dedak   : 50 Kg

* Tepung Ikan   : 50 Kg

* Arang Sekam / kelapa : 300 kg

* EM4   : 1 liter

* Molase / gula pasir (merah) : 1 liter / ¼ kg)

* Air secukupnya (kadar air adonan 30% – 40%)

Catatan : Jenis bahan organik  yang digunakan untuk membuat bokashi sebaiknya diperbanyak karena zat hara yang terbentuk akan semakin lengkap / komplit.

Cara Pembuatan

    Larutkan EM4 dan air serta molase /gula pasir (gula merah yang telah dihaluskan).
    Bahan organik (pupuk kandang, dedak, tepung ikan, aang sekam / arang kelapa) di campur dan diaduk secara merata.
    Siramkan larutan EM4 ke dalam adonan (bahan organik yang telah dicampur) dan diaduk perlahan-lahan hingga merata, sampai kandungan air adonan 30%. Bila adonan dikepal dengan tangan, air tidak menetes dan bila kepalan tangan dilepas maka adonan mudah pecah (megar).
    Adonan diamparkan di atas ubin yang kering, dengan ketinggian rata-rata 15- 20 cm, kemudian di tutup dengan karung berpori (karung goni)dan diamkan selama 4 – 7 hari.
    Agar proses fermentasi dapat berlangsung dengan baik, perhatikan suhu tidak melebihi 50 derajat celcius selama proses fermentasi. Untuk itu diaduk-aduklah bilamana suhu mendekati 50 derajat celcius, suku yang tinggi dapat mengakibarkan Bokashi menjadi rusak karena terjadi proses pembusukan.
    Setelah 4 – 7 hari bokashi telah selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik.

Demikian artikel tentang "Kegunaan EM4 Pertanian" semoga dapat diambil manfaatnya. go green.


Teknik Menanam Cabe Dalam Polybag atau Pot

Sahabat pekaranganhijau.com yang tercinta, Bicara masalah cabe alias lombok yang pedas itu, mungkin tidak ada habisnya. Tiap tahun selalu saja terjadi harga cabe setinggi langit.  Tapi biar setinggi langit kita beli juga, rasanya tidak bisa makan tanpa ada rasa pedas dari cabe.  Makan gorengan tanpa cabe juga tidak sedap rasanya. rasa guruh campur pedas plus teh hangat bisa membuat hidup terasa nikmat.  Nah untuk anda yang hiodup di daerah perkotaan tentu saja paling menderita tatkala harga cabe mahal. Kalau di kampung sih mungkin tidak terpengaruh malah untung karena mereka tanam cabe. Untuk menyiasati keterbatasan lahan banyak orang mencoba menanam cabe dalam polybag atau dalam pot.  Berikut ini cara sederhananya.

Cara Membuat Benih Cabe Sendiri.

    Caranya, pilih buah cabe yang matang (merah), bentuk sempurna, segar, tidak cacat dan tidak terserang penyakit.
    Kemudian keluarkan bijinya dengan mengiris buah secara memanjang.
    Cuci biji lalu dikeringkan.
    Kemudian pilih biji yang bentuk, ukuran dan warna seragam, permukaan kulit bersih, tidak keriput dan tidak cacat.
    Bila anda tidak mau repot beli saja benih cabe di toko pertanian di kota anda, lagian harganya juga tidak terlalu mahal.


Benih yang akan ditanam diseleksi dengan cara merendam dalam air, biji yang terapung dibuang.
Persemaian Sebelum tanam di tempat permanen (polybag), sebaiknya benih disemai dulu dalam wadah semai yang dapat berupa bak plastik atau kayu dengan ketebalan sekitar 10 cm yang dilubangi bagian dasarnya untuk pengaturan air(drainase).
Persiapannya Persemaian
1. Isikan dalam wadah semai media berupa tanah pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Untuk menghilangkan gangguan hama berikan Curater 3 G takaran 10 10 gr/m2. Media ini disiapkan 1 minggu sebelum penyemaian benih.
2. Benih yang akan ditanam, sebelumnya direndam dalam air hangat (50 derajat Celcius) semalam. Lebih baik lagi bila diberi zat pengatur tumbuh seperti Atonik.
3. Tebarkan benih secara merata di media persemaian, bila mungkin beri jarak antar benih 5 x 5 cm sehingga waktu tanaman dipindah/dicabut, akarnya tidak rusak. Usahakan waktu benih ditanam diatasnya ditutup selapis tipis tanah. Kemudian letakkan wadah semai tersebut di tempat teduh dan lakukan penyiraman secukupnya agar media semai tetap lembab.

Pembibitan
1. Benih yang telah berkecambah atau bibit cabe umur 10-14 hari (biasanya telah tumbuh sepasang daun) sudah dapat dipindahkan ke tempat pembibitan.
2. Siapkan tempat pembibitan berupa polybag ukuran 8 x 9 cm atau bumbungan dari bahan daun pisang sehingga lebih murah harganya. Masukkan ke dalamnya campuran tanah, pasir dan pupuk kandang serta tambahkan Curater 3 G.
3. Pindahkan bibit cabe ke wadah pembibitan dengan hati-hati. Pada saat bibit ditanam di bumbungan, tanah di sekitar akar tanaman ditekan-tekan agar sedikit padat dan bibit berdiri tegak. Letakkan bibit di tempat teduh dan sirami secukupnya untuk menjaga kelembabannya. Pembibitan ini untuk meningkatkan daya adaptasi dan daya tumbuh bibit pada saat pemindahan di tempat terbuka.
4. Bibit bisa ditanam di polybag setelah berumur 30-40 hari.

Persiapan Media Tanam Polybag
1. Siapkan polybag tempat penanaman yang berlubang kiri kanannya untuk pengaturan air.
2. Masukkan media tanam ke dalamnya berupa campuran tanah dengan pupuk kandang 2 : 1 sebanyak 1/3 volume polybag. Tambahkan Furadan atau Curater 3 G 2 - 4 gr/tanaman untuk mematikan hama pengganggu dalam media tanah.
3. Masukkan campuran tanah dan pupuk kandang ke dalam polybag setinggi 1/3 nya
4. Tambahkan pupuk buatan sebagai pupuk dasar yaitu 10 gr SP 36, 5 gr KCl dan 1/3 bagian dari campuran 10 gr Urea + 20 gr ZA per tanaman (2/3 bagiannya untuk pupuk susulan). Kemudian siram dengan air agar pupuk laur dalam tanah.

Penanaman
1. Pilih bibit cabe yang baik yaitu pertumbuhannya tegar, warna daun hijau, tidak cacat/terkena hama penyakit.
2. Tanam bibit tersebut di polybag penanaman. Wadah media bibit harus dibuka dulu sebelum ditanam. Hati-hati supaya tanah yang menggumpal akar tidak lepas. Bila wadah bibit memakai bumbungan pisang langsung ditanam karena daun tersebut akan hancur sendiri. Tanam bibit bibit tepat di bagian tengah, tambahkan media tanahnya hingga mencapai sekitar 2 cm bibir polybag.
3. Padatkan permukaan media tanah dan siram dengan air lalu letakkan di tempat terbuka yang terkena sinar matahari langsung.

Pemeliharaan Cabe dalam Polybag
1. Lakukan penyiraman secukupnya untuk menjaga kelembaban media tanah polybag.
2. Lakukan pemupukan susulan : Umur 30 hari setelah tanam : 5 gr Kcl per tanaman. Umur 30 dan 60 hari setelah tanam : masing-masing 1/3 bagian dari sisa campuran Urea dan ZA pada pemupukan dasar.
3. Lakukan perompesan/pembuangan cabang daun di bawah cabang utama dan buang bunga yang pertama kali muncul.
4. Untuk mengendalikan hama lalat buah penyebab busuk buah, pasang jebakan yang diberi Antraxtan. Sedang untuk mengendalikan serangga pengisap daun seperti Thrips, Aphid dengan insektisida seperti Curacron. Untuk penyakit busuk buah kering (Antraknosa) yang disebabkan cendawan, gunawan fungisida seperti Antracol. Dosis dan aplikasi masing-masing obat tersebut dapat dilihat pada labelnya.

Panen Cabe dalam Polybag
Cabai merah dapat dipanen umur sekitar 80 hari setelah tanam. Pemetikan cabe dapat dilakukan 1-2 kali seminggu disesuaikan dengan kebutuhan. Pemetikan dilakukan dengan hati-hati agar percabangan/tangkai tanaman tidak patah.

Demikian Sahabat pekaranganhijau.com yang tercinta, sedikit tentang Teknik Menanam Cabe Dalam Polybag atau Pot, semoga memberi manfaat.


Sumber : http://infotanam.blogspot.com/2013/03/teknik-menanam-cabelombok-dalam-polybag.html

BAHAYANYA KARBOFURAN

BAHAYANYA  KARBOFURAN

Saya yakin banyak sobat2 petani yang tahu apa itu karbofuran...  ya, karbofuran adalah bahan aktif yang terdapat dalam insektisida, dan biasanya berbentuk granul atau butiran2 kecil.... antara lain terdapat dalam insektisida dg merk dagang misal: Kurater, Kresnadan atau Furadan (maaf, saya mencantumkan merk, supaya lebih jelas)

     Selain residunya sukar terurai, karbofuran ini mempunyai spektrum yang sangat luas, tidak hanya serangga hama, cacingpun yang berukuran jauh lebih besar dan sesungguhnya sahabat petani jika memakan serasah yang mengandung karbofuran ini akan mati.  Bayangkan salah satu penyubur tanah hilang sudah...

     Karbofuran, merupakan insektisida yang sangat disukai petani, mengapa? Karena sifatnya yang 'tokcer'   racunnya dapat masuk ke dalam seluruh bagian tanaman, batang, daun, bunga dan buah, sehingga serangga yang makan bagian tanaman yang mengandung racun tsb akan mati.   Bayangkan lagi, jika kita memakannya... memang, kita tidak akan langsung mati, tapi racunnya akan mengendap dan terus terakumulasi dalam tubuh, bisa menyebabkan kanker.  Alih-alih ingin memberikan makanan yang sehat (sayur dan buah) untuk keluarga, ..tanpa kita sadari sesungguhnya kita memberikan racun untuk mereka.

     Naah ... sobat2 pecinta tani yang tentunya pecinta keluarga.., apakah racun tsb cukup sampai disini, sampai dengan generasi kita ataukah akan dilanjutkan ke generasi berikutnya....??? Keputusannya ada di tangan para sobat semua,.. 


(By  Ida Satari)


PERTANIAN YANG RAMAH LINGKUNGAN

PERTANIAN  YG  RAMAH  LINGKUNGAN

Pada awalnya pertanian dilakukan secara organik, baik dalam penggunaan pupuk ataupun pengendalian OPT (organisme pengganngu tanaman).  Seiring berkembangnya kebutuhan manusia yang ingin serba instan, terciptalah pupuk dan pestisida sintetis(anorganik) yang lebih disukai.

Apasih kelebihan pertanian Anorganik?
- kemampuan pupuk sintetis(mis Urea, Za, KCl dll) membuat pertumbuhan tanaman lebih cepat, daun, bunga atau buahnya
- Pest sint, lebih cepat membunuh opt, sekali dorrr...! langsung mati 
- Lebih disukai karena memberikan hasil langsung ysng nyata

Keburukannnya apa?
- Pupuk sint hanya memberi makanan untuk tanaman
- Pest. sint membunuh semua hama & organisme lainnya. Residunya sukar terurai.
- Dosisnya selalu bertambah, apalagi pemakaian dengan cara dioplos

Kelebihan Pertanian Organik
Dalam pemakaian pupuk organik, kita  tidak hanya memberi hara untuk tanaman, tetapi juga memberi makanan tanah & mmperbaiki struktur tanah.
Untuk berpindah dr pertanian anorganik ke organik memang tidak mudah, harus secara bertahap, Biasanya hasil akan berkurang sementara, ta
pi ini tidak lama,  ...tiga-empat musim tanam selanjutnya hasil akan merangkak naik (ini yang membuat petani tidak sabar)
Pupuk organik murah, mudah dan dapat dibuat sendiri dgn ketersediaan bahan baku yang tidak akan pernah habis selama ada kehidupan.

Dengan pertanian organik pada akhirnya kita tidak perlu lagi memberi pupuk pada tanaman, karena tanahlah yang memberi makanan untuk tanaman,


Penggunaan biopestisida tidak akan membunuh serangga predator, parasitoid dan jasad renik yang sesungguhnya sahabat petani.
Pengaplikasiannya juga harus sabar dan berkali-kali, karena biopestisida ini  
tidak membasmi tetapi mengendalikan.
Pestisida nabati (berasal dari tanaman), murah, mudah dan dapat dibuat sendiri.

Naah ... sekarang keputusan ada di tangan teman2 semua, mana yang akan dipilih,  pertanian yang ramah lingkungan atau penggunaan bahan kimia sintetis yang dapat menyebabkan akumulasi kanker pada tubuh kita. 

(By Ida Satari)